Welcome Greeting ^^

Assalamu'alaykum ya akhiiii ya ukhtiiii
salam salam hai saudaraku
semoga Allah merahmatimu
salam salam wahai semua
semoga hidup jadi bahagia ^^

Wednesday, June 15, 2011

Untukmu Kader Psikologi Islam

Bismillah
Dari sebuah kajian yang saya datangi di Darush Shalihat dengan pembicara Ustadz Syatori Abdur Rauf...
Beliau mengatakan "Mengeluh adalah tanda jiwa yang terbelenggu"
Kata-kata yang singkat, mudah diingat dan mendalam
Kata-kata yang mengajari kita mengenai arti dari sebuah keikhlasan dan menghadirkan hati dalam setiap aktivitas hidup kita
Apapun yang kita lakukan dengan keluhan pasti akan terasa berat meskipun itu sesuatu yang amat sangat ringan
Atau kita bicara dengan pandangan psikologi kognitif, bahwa stereotype (atau prasangka) kita terhadap apa yang kita hadapi akan mempengaruhi kita ketika kita menyelesaikan masalah. Stereotype negatif terhadap sesuatu membuat performansi kita ketika melakukan amanah akan buruk (mungkin bisa disamakan dengan pesimistis/su'udzon) dan stereotype positif terhadap sesuatu membuat performansi kita melakukan amanah menjadi lebih baik (dapat disamakan dengan optimisme/husnudzon). This is scientifically approved lhooooooo... ^^
Contoh mudah, dimintai tolong ibu.. ketika beliau mengatakan "dek, tolong ambilkan minum di dapur"
actually it's pretty easy to be done
tapi jika perasaan ikhlas belum menyelimuti hati kita, melangkahkan kaki atau sekedar berubah posisi dari posisi awal kita saja terasa berat.

Seperti itulah dakwah.. dakwah adalah cinta yang akan meminta semuanya darimu.. pikiranmu, perhatianmu, berjalanmu, duduk dan tidurmu (Ust. Rahmat Abdullah). Tidakkah ketika kita mencintai seseorang atau sesuatu, kita mencintai dengan ikhlas? Tak ada rasa berat melakukan pengorbanan seberat apapun bagi yang kita cintai.
Hadirkan hatimu disini, ikhlaskan hatimu menjalaninya, tak ada hasil besar dari sesuatu yang dilakukan dengan terpaksa. Hasil yang magnificent hanya dapat dicapai dengan keikhlasan. Seperti halnya Muhammad SAW yang berdakwah selama 23 tahun dengan ikhlas, dan ia dapat mengubah dunia. Semua kerja dakwahnya bermuara pada satu hal, yaitu cinta. Cinta pada Allah dan umatnya. Dari cinta itulah mengalir mata air kebajikan, membingkai hati dengan keikhlasan dalam menjalankan amanah dan menghadirkan hati dalam amalnya. Mungkin kita bisa mempelajari itu dari beliau. Lakukan itu bukan untuk mas'ulmu, bukan untuk stafmu.Lakukanlah karena Allah, ummat & kasih sayangmu terhadap dirimu sendiri, mungkin amalan itulah yang akan memberatkan timbangan amalmu untuk ke surga atau bisa saja menahanmu dari memasukinya.

jika kau merasa belum mencintai dakwah ini.. maka belajarlah. Karena, as Ust. Salim A. Fillah said, mencintai adalah sebuah kata kerja ^^

Wallahu'alam

No comments:

Post a Comment